Infinix S4 Resmi Dirilis Di Indonesia, Unggulkan Ram 6Gb Dan Kamera Selfie 32Mp

 Meskipun nama Infinix sudah tidak sepopuler beberapa tahun kemudian Infinix S4 Resmi Dirilis di Indonesia, Unggulkan RAM 6GB dan Kamera Selfie 32MP

Gadgetren – Meskipun nama Infinix sudah tidak sepopuler beberapa tahun lalu, namun vendor asal Hong Kong ini masih menghadirkan produk gres di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan peluncuran smartphone terbarunya yang berjulukan Infinix S4 di tanah air. Produk satu ini mengunggulkan kamera depannya beresolusi 32 MP yang diklaim pihak Infinix bisa menghasilkan foto selfie dengan wajah yang mulus dan bercahaya.

Sementara tiga kamera belakangnya mempunyai konfigurasi kamera utama 13 MP, kamera sekunder 2 MP, dan kamera ultra-wide 8 MP. Kombinasi kamera utama dan sekundernya bisa menghasilkan foto bokeh (latar buram) dengan mudah.

Sementara kamera ultra-wide mengizinkan penggunanya untuk menghasilkan foto dengan area luas sampai 120 derajat. Dukungan Quad LED Flash pada bab belakangnya sanggup membantu pengguna dalam memotret obyek di kondisi minim cahaya atau malam hari.

Mengikuti tren ketika ini, Infinix S4 mempunyai layar penuh dengan poni berbentuk waterdrop di bab atasnya. Sementara layarnya mempunyai lebar 6,2 inci dengan resolusi HD+ (1520 x 720 piksel) dan teknologi IPS LCD. Berkat penggunaan IPS LCD, menciptakan penggunanya masih sanggup melihat konten pada layar sampai sudut kemiringan 178 derajat.

Beralih ke sektor hardware, smartphone ini mengandalkan MediaTek Helio P22 Octa-Core berkecepatan 2 GHz dengan teknologi proses 12nm yang ekonomis dalam mengonsumsi daya baterai.

Untuk menciptakan aplikasi dan game sanggup berjalan secara multitasking dengan lancar, Infinix telah menyematkan RAM dengan kapasitas sebesar 6 GB. Sementara penyimpanan internalnya mempunyai kapasitas 64 GB. Namun apabila penggunanya merasa kapasitas internalnya kurang lega maka sanggup menambahkan microSD sampai 128 GB.

Sensor fingerprint pun telah disematkan pada bab belakangnya untuk memudahkan pengguna smartphone ini dalam membuka kunci layar dengan sidik jari sedangkan fitur Face Unlock juga telah disediakan sebagai alternatif lain.

Tak ketinggalan, baterai berkapasitas 4.000 mAh, WiFi, Bluetooth, dan sistem operasi XOS 5.0 berbasiskan Android 9.0 Pie telah hadir di dalamnya. Infinix S4 dijual di Indonesia dengan harga banderol mencapai Rp 2.199.000.

Bagi Gadgeter yang akan membelinya pada tanggal 12 Juli 2019 akan mendapat harga Istimewa menjadi Rp 1.999.000. Selain itu, Infinix menunjukkan bundling smartphone ini dengan kartu Prabayar Smartfren yang mempunyai kuota 360 GB selama 2 tahun. Nantinya 10 ribu unit Infinix S4 akan tersedia pada ketika flash sale tanggal 12 Juli 2019 di Lazada.

Hasil Survei Westren Digital Ungkap Acara Smartphone Yang Paling Sering Dilakukan Orang Indonesia

 Western Digital merupakan salah satu perusahaan pengembang perangkat penyimpanan terbesar Hasil Survei Westren Digital Ungkap Aktivitas Smartphone yang Paling Sering Dilakukan Orang Indonesia

Gadgetren – Western Digital merupakan salah satu perusahaan pengembang perangkat penyimpanan terbesar di dunia, termasuk Indonesia.

Selain itu, Western Digital sendiri merupakan perusahaan yang telah mengakuisisi Sandisk untuk memperkuat posisi mereka dalam segmen produk penyimpanan berukuran kecil pada perangkat mobile maupun kamera.

Menariknya, baru-baru ini perusahaan survei DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital telah merilis hasil survei berjudul Indonesia Consumer Mobile Habit and Data Management Survey.

Survei ini dilakukan memakai metodologi wawancara tatap muka dari rumah ke rumah dengan sampling acak yang diselenggarakan pada 6 kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, sampai Yogyakarta.

Selain itu, survei dari DEKA melibatkan 1.120 responden dengan pengumpulan data mulai dari 27 Februari sampai 11 Maret 2019. Survei ini juga mempunyai demografi yang terdiri dari 51% pria dan 49% perempuan.

Hasil survei ini mengungkapkan bahwa 97% responden di Indonesia memakai smartphone sebagai gadget utama untuk acara sehari-hari. Sedangkan perangkat tablet hanya dipakai oleh 1% responden saja dan sisanya perangkat lain.

Sementara itu, 93% responden menyampaikan paling sering memakai smartphone untuk mengambil foto, angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan menelepon yang mencapai 87%, chatting 72%, dan merekam video 63%.

 Western Digital merupakan salah satu perusahaan pengembang perangkat penyimpanan terbesar Hasil Survei Westren Digital Ungkap Aktivitas Smartphone yang Paling Sering Dilakukan Orang Indonesia

Slide presentasi juga memperlihatkan apa saja data yang paling banyak disimpan pada smartphone dengan uraian 98% foto, 79% video, 71% musik, 56% aplikasi, dan 28% dokumen. Dengan kata lain, foto-foto yang disimpan menjadi faktor kapasitas penyimpanan dari smartphone cepat habis.

Sebanyak 30% masyarakat Indonesia pada umumnya masih memakai smartphone dengan kapasitas yang berkisar antara 16 GB sedangkan untuk kapasitas 32 GB mencapai 26%. Sementara itu, 49% responden menyampaikan bahwa kapasitas penyimpanan smartphone hanya tersisa antara 1 GB sampai 3 GB saja.

Sisa kapasitas yang sedikit ini menciptakan responden merasa tidak nyaman alasannya yaitu lama-kelamaan tidak akan bisa menampung simpanan foto dan video yang terus bertambah di smartphone. Bahkan kinerja sistem pun akan mulai terasa melambat apabila sisanya kapasitas penyimpanannya semakin mengecil.

Hal ini memaksa para responden untuk menghapus data semoga kapasitas smartphone menjadi lega kembali. Selanjutnya, 67% responden rata-rata pernah mengalami kehilangan data sebelumnya akhir bermacam-macam macam faktor.

Beberapa faktor ini terdiri dari peniadaan data alasannya yaitu kapasitas penyimpanannya hampir penuh, smartphone rusak, file rusak, virus, kehilangan smartphone, atau tidak sengaja menghapus data penting.

Dari 67% yang pernah mengalami kehilangan data ini justru hanya sepertiganya saja yang rutin melaksanakan backup atau pencadangan data sebulan sekali. Ini memperlihatkan bahwa responden belum mempunyai jadwal backup yang teratur, meskipun ini merupakan hal penting di masa kini.

 Western Digital merupakan salah satu perusahaan pengembang perangkat penyimpanan terbesar Hasil Survei Westren Digital Ungkap Aktivitas Smartphone yang Paling Sering Dilakukan Orang Indonesia

Untuk itulah, Western Digital melalui SanDisk memperlihatkan solusi backup yang cepat dan gampang untuk pengguna smartphone dengan ukuran yang kecil dan ringan. Selain itu solusi ini mulai dari SanDisk Dual Drive sampai iXpand Flash Drives sanggup pribadi terhubung dengan smartphone.

SanDisk Dual Drive cocok untuk pengguna smartphone bersistem operasi Android alasannya yaitu mempunyai terdapat dua varian dengan kombinasi port USB + microUSB dan port USB + USB Type-C sehingga proses backup akan lebih gampang alasannya yaitu produk ini bisa pribadi dihubungkan ke smartphone.

Manajemen data dan backup pada SanDisk Dual Drive sanggup dilakukan melalui aplikasi SanDisk Memory Zone yang sanggup diinstal dari Google Play Store. Sementara itu, bagi pengguna iPhone sanggup memakai iXpand Flash Drives dikarenakan telah menyediakan port Lighting serta administrasi melalui aplikasi iXpand Drive yang sanggup diunduh dari Apple App Store.

Menurut SanDisk, proses backup memakai SanDisk Dual Drive maupun iXpand Drive lebih cepat dibandingkan dengan proses menyimpan atau backup data di penyimpanan cloud yang membutuhkan koneksi internet.

Baik SanDisk Dual Drive dan iXpand Flash Drives mempunyai pilihan kapasitas mulai dari yang terkecil 16 GB sampai terbesar 256 GB. Semua produk ini telah dijual di Indonesia dengan harga yang bervariasi tergantung dari kapasitas penyimpanan yang dipilih.

Tanggal Rilis Vivo S1 Di Indonesia Diumumkan! Bakal Bawa Kamera Selfie 32Mp Dan Layar Penuh

 hari ini Vivo mengajak awak media untuk mencoba eksklusif pengalaman memakai Vivo S Tanggal Rilis Vivo S1 di Indonesia Diumumkan! Bakal Bawa Kamera Selfie 32MP dan Layar Penuh

Gadgetren – Sebelum waktu peluncuran resminya tiba, hari ini Vivo mengajak awak media untuk mencoba eksklusif pengalaman memakai Vivo S1 di Indonesia.

Sebagai seri S pertama yang hadir di tanah air, Vivo S1 memiliki slogan �Unlock Your Style� yang mengisyaratkan bahwa Vivo berusaha untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang selalu update dengan perkembangan teknologi dan perangkat mobile untuk mendukung gaya hidup masa kini.

Pihak Vivo secara resmi mengumumkan bahwa smartphone ini akan diluncurkan pada tanggal 16 Juli 2019 mendatang. Selain itu, Vivo telah menunjukkan bocoran mengenai bentuk dan fitur yang akan diusung Vivo S1 di Indonesia.

Perangkat satu ini dibekali dengan layar Super AMOLED yang memenuhi bab depan tanpa poni dengan julukan Ultra All Screen. Dengan bezel yang kecil dan layar seluas ini akan menciptakan penggunanya leluasa dalam menonton video maupun memainkan game kesayangannya.

Sementara teknologi Super AMOLED ini menciptakan layarnya terlihat lebih tajam dan terperinci dibandingkan dengan IPS LCD. Teknologi ini juga memungkinkan sensor fingerprint Vivo S1 sanggup ditempatkan di bawah layarnya.

 hari ini Vivo mengajak awak media untuk mencoba eksklusif pengalaman memakai Vivo S Tanggal Rilis Vivo S1 di Indonesia Diumumkan! Bakal Bawa Kamera Selfie 32MP dan Layar Penuh

Vivo sendiri menjuluki sensor fingerprint ini dengan nama Screen Touch ID yang sanggup mendeteksi sidik jari dengan cepat. Selain itu, fitur Face Unlock juga telah hadir pada perangkat ini yang memungkinkan penggunanya sanggup membuka kunci layar dengan cepat hanya memakai wajah.

Salah satu faktor yang sanggup menciptakan layarnya benar-benar memenuhi bab depan merupakan kamera depan Vivo S1 yang memakai sistem pop-up. Dengan sistem ini menciptakan kamera depannya berada di bab dalam dan akan muncul ke atas apabila penggunanya melaksanakan foto selfie.

Selanjutnya, kamera depan Vivo S1 sanggup kembali ke bab dalam saat tidak digunakan. Untuk memanjakan penggunanya dalam berfoto selfie atau wefie, Vivo sendiri telah menyematkan kamera depan dengan resolusi 32 MP dan AI Beauty pada produk ini.

Beralih ke bab belakangnya terdapat tiga kamera utama dengan proteksi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Sayangnya pihak Vivo belum membocorkan mengenai resolusi dari ketiga kamera utamanya ini.

Untuk itu, bagi Gadgeter yang ingin mengetahui info mengenai spesifikasi hardware lengkap, fitur, dan harga dari Vivo S1 maka sanggup menunggu sampai waktu peluncuran resminya di Indonesia yang akan diselenggarakan ahad depan. Menurut Gadgeter, apakah Vivo S1 ini layak ditunggu?